Terjebak Kebakaran Hutan di Gunung Gamalama, Dua Pendaki Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Berita, Malut, Nasional16 Dilihat

​TERNATE- Dua orang pendaki yang sempat terjebak di jalur pendakian Gunung Gamalama, tepatnya di sekitar Pos 1 dan Pos 2, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat. Kedua pendaki tersebut terjebak saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan sekitar Taman Love, Kota Ternate.

​Peristiwa bermula pada Sabtu dini hari (3/10/2026), ketika titik api dilaporkan membakar kawasan vegetasi di area pendakian Taman Love Gunung Gamalama. Pada siang harinya, kondisi api mulai berangsur padam.

​Meski demikian, dilaporkan masih terdapat dua pendaki yang belum turun dan terjebak di sekitar lokasi kebakaran. Menerima laporan dari BPBD Kota Ternate, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ternate segera merespons laporan tersebut untuk tindakan penyelamatan.

​Kepala Kantor SAR Ternate selaku Search Rescue Mission Coordinator (SMC), Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa Tim Rescue bergerak menuju lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) sekitar pukul 15.35 WIT.

​”Tim dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 bergerak mendaki menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi, sementara SRU 2 mengumpulkan serta mengelola informasi dari saksi dan unsur terkait di lapangan. Pada pukul 16.15 WIT, SRU 2 bergerak menyusul SRU 1,” ujar Iwan Ramdani.

​Pukul 16.55 WIT, SRU 1 yang tiba di kawasan Taman Love—sebagai titik awal pendakian—berhasil menemukan kedua pendaki yang dicari. Tim segera melakukan pendataan dan penggalian informasi. Berdasarkan keterangan korban, dipastikan tidak ada pendaki lain yang tersisa di area pendakian tersebut.

​Proses evakuasi turun berjalan lancar. Sekitar pukul 18.35 WIT, Tim SAR Gabungan bersama kedua korban tiba di pos pemantauan/area parkir Taman Moya. Kedua pendaki kemudian diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga dalam kondisi sehat.

​Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing dan evaluasi. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *