Aktivitas Vulkanik Fluktuatif, Gunung Gamalama Ternate Berpotensi Erupsi Eksplosivitas Rendah

Berita, Malut, Nasional6 Dilihat

Ternate – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, saat ini berada pada kondisi fluktuatif di atas normal.

Berdasarkan pengamatan visual dan kegempaan terbaru, gunung api setinggi 1.715 mdpl tersebut kini ditetapkan berada pada Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) serta berpotensi mengalami erupsi dengan eksplosivitas rendah.

​Dalam laporan berkala MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report) periode pengamatan Minggu, 7 Juni 2026, pukul 00:00 hingga 24:00 WIT, pos pengamatan mendeteksi adanya aktivitas visual berupa asap kawah berwarna putih. Asap tersebut teramati dengan intensitas sedang hingga tebal, membubung tinggi hingga 500 meter di atas puncak kawah.

​Secara meteorologi, cuaca di sekitar kawasan Gunung Gamalama terpantau bervariasi mulai dari cerah, berawan, mendung, hingga turun hujan. Suhu udara berada pada kisaran 26–31 °C dengan kelembaban 72–91 persen. Dari sisi kegempaan, terekam sebanyak 7 kali aktivitas gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6–42 mm dan durasi antara 34,78 hingga 233,61 detik.

​Penyusun laporan Pos Pengamatan Gunungapi Gamalama, Muhammad Hafizh Naufal As-shiddiq, menyampaikan sejumlah rekomendasi penting demi keselamatan masyarakat dan pengunjung.

​”Masyarakat di sekitar Gunung Gamalama serta para pengunjung dan wisatawan diimbau dengan sangat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah puncak,” tulisnya dalam laporan resmi kedeputian Kementerian ESDM dan Badan Geologi tersebut.

​Selain larangan mendekati area puncak, PVMBG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bahaya sekunder. Mengingat kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan, warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai yang berhulu di Gunung Gamalama diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman aliran lahar dingin.

​Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab, dan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Gamalama melalui saluran resmi MAGMA Indonesia atau pos pengamatan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *